
Film Moana 2 bercerita tentang petualangan baru Moana, tiga tahun setelah kejadian di film pertama, ketika ia mendapatkan panggilan dari leluhurnya untuk melakukan perjalanan berbahaya ke lautan luas Oceania. Moana harus menemukan Pulau Motufetu, sebuah pulau legendaris yang hilang akibat dikutuk oleh dewa badai Nalo, dan menyatukan kembali masyarakat di seluruh Samudera. Ia ditemani oleh kru kapal baru yang terdiri dari para pengrajin dan pecinta cerita, serta dewa setengah manusia Maui.
Latar Belakang Cerita
- Panggilan dari Leluhur:Moana menerima pesan dari leluhurnya, Tautai Vasa, yang memberitahunya tentang hilangnya Pulau Motufetu.
- Kehilangan Pulau Motufetu:Pulau ini dulunya berfungsi untuk menyatukan seluruh masyarakat di Samudera, tetapi dikutuk oleh dewa badai jahat Nalo.
- Peringatan tentang Kepunahan:Tautai Vasa memperingatkan bahwa jika Moana tidak menemukan cara untuk membangkitkan Motufetu, masyarakat Motunui akan punah di masa depan.
Petualangan Moana dan Kru-nya

- Misi Penyatuan:Moana membentuk kru dari desanya, termasuk penunjuk arah Loto, sejarawan Moni, dan petani Kele, untuk memulai misi mencari Motufetu.
- Perjalanan Penuh Tantangan:Mereka harus mengikuti petunjuk dari Tautai Vasa untuk mencapai Motufetu dan menghadapi berbagai rintangan berbahaya di lautan.
- Musuh Baru:Moana dan kru-nya juga berhadapan dengan tantangan besar, termasuk berhadapan dengan Matangi, dewa yang menginginkan kekuasaan, dan melawan monster kerang raksasa.
Pesan Moral
- Pentingnya Menjaga Kelestarian Lingkungan:Film ini menekankan pentingnya menjaga lingkungan dan sumber daya alam untuk masa depan.
- Keberanian dalam Menghadapi Mimpi:Film ini mengajarkan kita untuk tidak takut bermimpi dan mengejar mimpi yang ingin kita raih, serta keluar dari zona nyaman.
- Potensi Setiap Individu:Moana menunjukkan bahwa setiap orang memiliki kekuatan dalam dirinya dan potensi untuk melakukan hal-hal yang besar.