
Roy (Abidzar Al Ghifari) memiliki gaya anak muda berjiwa bebas, dengan naik sepeda, berjaket denim, rambut gondrong, dan seragam dengan beberapa kancing terbuka. Ia bahkan datang ke sekolah barunya sembari ditemani anjingnya yang bernama Joe.
Kehadiran Roy mengundang perhatian siswa lainnya di SMA 1 Serang. Apalagi, selama ini yang berani petantang-petenteng adalah Dullah (Bio One) yang merupakan anak pejabat ‘penguasa’ Serang.
Kemunculan Roy ini juga dianggap Dullah sebagai ancaman. Apalagi, Roy dengan polos mendekati Ani (Febby Rastanty) yang ditaksir oleh Dullah dan dianggap sebagai ‘Dewi Venus’ sekolah tersebut.
Sementara itu, Ani yang kelas 3 SMA pun memanfaatkan kepolosan Roy dengan menerima pendekatan anak kelas 2 SMA itu demi menghindari Dullah.
Hingga pada suatu kali, Roy dan Ani bertamasya di pantai Anyer. Hal itu membuat Dullah yang ditemani gengnya marah dan menghajar Roy. Pada kejadian itu pula, anjing kesayangan Roy, mati usai berusaha membela tuannya.

Kematian Joe membuat Roy berubah 180 derajat. Ia menjadi galau, kalut, emosional, dan berperangai memberontak. Ibunda Roy, Ratu Astuti (Lulu Tobing) hanya bisa bersedih melihat sikap anak semata wayangnya itu.
Semenjak saat itu, Roy bertekad menjatuhkan Dullah dan kekuasaannya. Ia berusaha membuat siswa yang lain untuk tergerak melawan sekelompok orang yang berlagak feodal dan menguasai tempat tersebut.
Namun Roy tak tahu, dendam dan emosinya tersebut hanya akan memancing sederet kejadian lainnya di masa depan. Terutama soal jati dirinya, keselamatan lingkungannya, hingga kisah cintanya.
Film Balada Si Roy diangkat dari serial novel bertajuk sama karya Gol A Gong yang rilis pada 1989. Serial ini sempat populer di kalangan anak muda pada dekade ’90-an.
Proyek pengangkatan kisah novel ini menjadi film pertama kali diumumkan pada 2018 lalu. Kala itu, diberitakan detikHot, sutradara Fajar Nugros sudah ditunjuk untuk menggarap film tersebut.
“Kenangan kita membaca Balada Si Roy berbeda-beda, prosesnya tidak akan buru-buru dan mejelaskan ke pembaca rohnya tidak akan hilang meskipun mediumnya berbeda,” kata Fajar kala itu.
Namun proyek tersebut sempat tertunda setelah sempat dirancang untuk mulai digarap pada 2019. Proyek itu masih belum berjalan hingga pada 2020, penulis Salman Aristo ditunjuk menggarap naskah film ini.
Pada 2020 pula, studio Demi Istri Production yang semula menggarap film ini kemudian diakuisisi oleh IDN Pictures dan akhirnya bisa kembali melanjutkan proyek Balada Si Roy
Pada Desember 2020, kala pandemi, film ini akhirnya menggelar syuting hingga rampung pada Februari 2021. Syuting belokasi di Banten, tepatnya di Rangkasbitung dan Keraton Kaibon, dan Lampung.
Film ini tayang pertama kali pada Jakarta Film Week 2022, kemudian di Festival Film BaliMakãrya 2022, dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2022.
Selain para pemain utama, Balada Si Roy juga dibintangi oleh Zulfa Maharani, Marthino Lio, Aming, Andy /rif, Dede Yusuf, Jourdy Pranata, Omara Esteghlal, Yusuf Mahardika, dan Kiki Narendra.
Musik untuk film ini pun digarap oleh Fiersa Besari dan dikuratori oleh Adib Hidayat. Film Balada Si Roy tayang serentak di Bioskop pada 19 Januari 2023.